Harga Plat Ss 304 5mm

Pemilihan metode pemotongan stainless steel bergantung pada:

  • Ketebalan plat

  • Jenis stainless steel (Austenitic, Duplex, Martensitic)

  • Hasil permukaan yang diinginkan

  • Ketersediaan peralatan dan kecepatan produksi

  • Shearing: cepat, presisi tinggi untuk plat tipis.

  • Plasma cutting: efektif untuk plat tebal, fleksibel, tapi butuh finishing.

  • Sawing: presisi tinggi, cocok untuk pemotongan kecil atau batch terbatas.

Dalam pemrosesan dan aplikasi stainless steel plate, operasi pemotongan adalah tahap penting untuk menyesuaikan ukuran sesuai kebutuhan. Saat ini, metode pemotongan stainless steel yang umum digunakan adalah:

  • Shearing (Gunting / Shear)

  • Plasma Cutting

  • Sawing (Pemotongan dengan Gergaji)

1. Shearing (Gunting / Shear)

Metode paling umum untuk memotong stainless steel adalah menggunakan shearing machine.

  • Cocok untuk baja karbon biasa maupun stainless steel.

  • Pisau untuk stainless steel terbuat dari high-speed tool steel agar tahan aus.

  • Untuk mendapatkan tepi yang halus, permukaan pisau harus tajam dan bebas burr.

Catatan teknis untuk stainless steel:

  • Stainless steel, terutama austenitic, memiliki ductility tinggi, sehingga jarak antar pisau harus lebih kecil agar pemotongan cepat dan bersih tanpa deformasi plastis.

  • Sebelum terjadi putus, alat harus memotong hingga setengah ketebalan plat, ini memberikan toleransi yang sesuai.

  • Jika toleransi terlalu besar → pisau cepat rusak, tepi plat banyak burr.

2. Plasma Cutting

Beberapa metode, seperti oxy-fuel cutting, tidak cocok untuk stainless steel karena sifat tahan panasnya.

  • Carbon arc cutting tidak dianjurkan, karena karbon bisa menumpuk → menyebabkan korosi antar butir.

  • Plasma cutting sangat efektif untuk stainless steel.

Tips teknis:

  • Gunakan campuran gas optimal untuk stainless steel.

  • Perlu pengamplasan setelah pemotongan untuk menghilangkan percikan plasma.

  • Hindari meletakkan material kayu di permukaan plat saat memotong → kayu akan mengkarbonisasi dan menimbulkan noda hitam yang sulit dibersihkan serta meningkatkan risiko korosi antar butir.

3. Sawing (Pemotongan dengan Gergaji)

Dua jenis utama: band saw dan hacksaw (gergaji busur).

Band Saw

  • Digunakan untuk stainless steel plate dengan pisau high-speed steel (HSS).

  • Sudut dan jarak gigi dapat disesuaikan agar minimal tiga gigi selalu bersentuhan dengan workpiece.

  • Kecepatan pemotongan untuk austenitic atau duplex < 75 mm biasanya 20–35 m/min.

  • Kecepatan feeding bergantung pada jarak gigi, kecepatan pemotongan, dan stabilitas band saw.

Hacksaw / Sawing Bow

  • Pisau menggunakan HSS dengan sudut positif.

  • Minimal tiga gigi selalu bersentuhan workpiece.

  • Kecepatan pemotongan: 10–20 m/min, feed sekitar 0.1 mm per gigi.

  • Karena stainless steel work-hardening, feed harus konsisten → jangan menarik pisau ke atas workpiece.

  • Gunakan banyak pelumas, emulsi sekitar 10–20%, alirannya lebih tinggi dari pemotongan baja karbon biasa.

Tabel Data: Perbandingan Tiga Metode Pemotongan Stainless Steel

Metode Pemotongan Ketebalan Ideal (mm) Kecepatan Pemotongan (m/min) Catatan Teknis
Shearing 0.3 – 20 Jarak pisau kecil, tepi halus, hindari burr
Plasma Cutting 2 – 50 Gunakan gas optimal, hilangkan percikan, jangan letakkan kayu di plat
Band Saw 1 – 75 20 – 35 Minimal tiga gigi bersentuhan, stabilitas pisau penting
Hacksaw / Saw Bow 1 – 50 10 – 20 Gunakan feed konstan, banyak pelumas, 0.1 mm per gigi

Jual Plat Stainless Steel 310

Jual Plat Stainless Steel 316

Jual Plat Stainless Steel 316

Jual Plat Stainless Steel 316

Jual Plat Stainless Steel 316