Plat Stenlis 5 mm

Plat Stenlis 5 mm membutuhkan proses pembuatan yang presisi, mulai dari pemilihan bahan baku, bergulir, anil, pengawetan, untuk memotong dan menyelesaikan. Dengan tahapan yang tepat, plat tipis stainless ini memiliki permukaan halus, dimensi presisi, dan ketahanan korosi optimal, cocok untuk berbagai aplikasi industri dan konstruksi.

Plat Stenlis 5 mm adalah salah satu ukuran umum dari stainless steel plate yang banyak digunakan di industri konstruksi, mesin, dan manufaktur karena kekuatan yang tinggi, tahan korosi, dan presisi. Tebal 5 mm termasuk kategori piring tipis / lembaran tipis, sehingga pemrosesan dan pembuatannya memerlukan teknik khusus untuk menjaga kualitas permukaan dan dimensi.

Proses Pembuatan Plat Stenlis 5 mm

Pembuatan plat stainless 5 mm melibatkan beberapa tahap utama mulai dari bahan baku hingga finishing akhir:

1. Pemilihan Material Baku

  • Baja tahan karat dipilih berdasarkan kelasnya (contoh 304, 316, 201) untuk memastikan ketahanan korosi dan kekuatan.

  • Bahan awalnya biasanya berupa lempengan atau kumparan stainless steel.

2. Penggulungan Panas (Jika Bahan Slab)

  • Pelat stainless dipanaskan sampai suhu tinggi agar dapat diregangkan.

  • Proses bergulir panas tipiskan pelat hingga mendekati ketebalannya 5 mm.

  • Keuntungan: meningkatkan homogenitas struktur logam dan mempermudah proses cold rolling berikutnya.

3. Penggulungan Dingin

  • Pengerolan dingin dilakukan untuk mencapai ketebalan tepat 5 mm dengan toleransi presisi tinggi.

  • Permukaan menjadi lebih halus dibanding hot rolled, cocok untuk aplikasi industri yang menuntut estetika dan presisi.

  • Proses ini juga meningkatkan kekuatan tarik material melalui work hardening.

4. Anil (Perebusan / Mundur)

  • Setelah cold rolling, plat tahan karat 5 mm biasanya dari-anil untuk menghilangkan tegangan internal dan meningkatkan keuletan.

  • Annealing juga membantu mempersiapkan permukaan untuk proses finishing berikutnya.

5. Pengawetan (Penghilangan Skala / Karat Permukaan)

  • Setelah annealing, permukaan pelat biasanya terdapat oksida atau kerak panas.

  • Pengawetan menggunakan larutan asam khusus untuk membersihkan permukaan dan mengembalikan sifat tahan korosi stainless steel.

6. Pemotongan / Pemotongan

Pemotongan plat anti karat 5 mm dapat dilakukan dengan beberapa metode:

  • Pemotongan Laser: presisi tinggi, cocok untuk desain rumit.

  • Pemotongan Jet Air: tanpa panas → mengurangi distorsi material.

  • Pemotongan Plasma: cepat untuk ketebalan sedang, perlu kontrol panas.

  • Pencukuran / Pemotongan Mekanis: untuk potongan sederhana dan batch produksi.

7. Penyelesaian

  • Menggiling & Pemolesan: menghaluskan permukaan dan tepi piring.

  • Penyikatan / Cermin Selesai: menyesuaikan permukaan dengan kebutuhan estetika atau fungsional.

  • Pasifasi: membentuk lapisan oksida pasif agar meningkatkan ketahanan korosi.

Tabel Proses Pembuatan Plat Stainless 5 mm

Tingkat Proses Tujuan / Fungsi
Material Baku Memilih grade stainless sesuai kebutuhan aplikasi
Penggulungan Panas Menipiskan slab, meningkatkan homogenitas logam
Penggulungan Dingin Mencapai ketebalan 5 mm dengan presisi tinggi
Anil Menghilangkan tegangan internal, meningkatkan keuletan
Pengawetan Membersihkan skala / oksida permukaan
Pemotongan Membentuk ukuran & desain sesuai kebutuhan
Penyelesaian Haluskan permukaan, pemolesan, pasif

Baja Tahan Karat Anil

Baja Tahan Karat Anil

Prix ​​​​Tole Inox 304

Baja Tahan Karat Austenitik

Baja Tahan Karat Austenitik