







Harga Piring Ss 400
414 stainless steel unggul dalam hal:
-
Kekuatan tinggi berkat nikel
-
Kemampuan bending dan tempa yang baik
-
Pemesinan yang relatif mudah
-
Pengelasan yang bisa dioptimalkan dengan pra-pemanasan dan perlakuan pasca las
-
Cocok untuk peralatan berat dan industri pertambangan
Pertanyaan Cepat
- Keterangan
414 stainless steel adalah pengembangan dari 410 baja tahan karat dengan penambahan unsur nikel (Di dalam). Penambahan nikel meningkatkan kekuatan material dibandingkan dengan stainless steel 403 atau 410 yang setara.
1. Sifat Material dan Aplikasi
-
Kekuatan Tinggi: Penambahan nikel meningkatkan kekuatan tarik dan kemampuan material menahan beban.
-
Aplikasi Utama: 414 baja tahan karat banyak digunakan untuk peralatan pertambangan, seperti poros tempa, poros, dudukan katup, pengencang, dan batang pengaduk.
-
Kemampuan Pembentukan: Dapat dilakukan pembengkokan dan pembentukan dengan kontrol suhu yang tepat untuk menjaga sifat mekanik.
2. Panduan Pemrosesan Termal
Penempaan (Laju)
| Proses | Rentang Suhu | Catatan |
|---|---|---|
| Pemanas | 1150–1205°C | Suhu awal untuk memulai tempa |
| Pendinginan | Lambat | Bagian kecil: dinginkan perlahan, bagian besar: gunakan kapur atau abu kering |
| Penempaan Minimal | 900°C | Tidak boleh lebih rendah untuk menghindari retak atau cacat mikro |
Anil (Perlakuan Pelunakan)
-
Memanaskan 414 baja tahan karat hingga 650–675°C, biarkan meresap, lalu dinginkan dengan udara.
-
Tujuan: memperbaiki kemampuan pemesinan (kemampuan mesin).
Pengerasan (Pengerasan)
-
Panaskan sampai 980–1065°C, lalu rendam, dilanjutkan dengan pemadaman minyak atau pendinginan udara.
-
Retempering atau tempering dapat dilakukan:
-
Di bawah 370°C: diperoleh ketangguhan maksimum.
-
Di atas 540°C: ketangguhan menurun, tetapi dapat disesuaikan berdasarkan kebutuhan performansi.
-
3. permesinan (permesinan)
-
414 stainless steel memiliki kemampuan pemesinan yang cukup baik, tetapi alat potong dapat mengalami sedikit burr atau tonjolan.
-
Kemampuan mesin kelas: ±45% untuk standar B1112.
4. Pengelasan (Pengelasan)
-
Pra-pemanasan: 205–315°C sebelum klasifikasi.
-
Suhu klasifikasi dipertahankan pada 205°C.
-
Setelah dingin ke suhu ruangan, lakukan perawatan pasca pengelasan pada 650°C untuk menjaga ketahanan korosi dan ketangguhan.














